16th Europe On Screen (EOS) 2016: Nonton 6 Film Eropa di Bandung

16th Europe On Screen (EOS) 2016: Nonton 6 Film Eropa di Bandung

722
SHARE

Festival Europe On Screen (EOS) telah memasuki tahun ke 16 di Indonesia. Tahun ini mereka kembali hadir di enam kota di Indonesia dan Bandung menjadi salah satunya. Sebanyak enam  film dari berbagai Negara yang tergabung dalam European Union akan memeriahkan festival Europe On Screen yang akan berlangsung selama tiga hari mulai dari 2 Mei hingga 4 Mei 2016.

Semua pemutaran film tidak dipungut biaya (FREE) dan venue pemutaran bertempat di Auditorium IFI Bandung, Jln. Purnawarman no. 32 Bandung. Seluruh rangkaian acara festival, termasuk pemutaran film dan acara lainnya, terbuka untuk umum dan gratis.

Tiket dapat diperoleh langsung di tempat, 1 jam sebelum pemutaran film.  Karena kursi terbatas, pastikan anda datang lebih awal untuk mendapatkan tiket masuk. Pintu akan ditutup segera setelah film dimulai atau apabila tempat duduk sudah terisi penuh. Anda akan dilarang membawa alat perekam ke dalam ruang pemutaran dan semua film dilengkapi dengan subtitle dalam bahasa Inggris.

Festival film tahunan Europe on Screen (EoS) 2016 memang sedang dilangsungkan secara nasional. Acara yang digagas oleh Uni Eropa tersebut, dibuka secara resmi di XXI Epicentrum Kuningan, Jumat (29/4/216) malam lalu. Selain Bandung, acara ini digelar di 5 kota besar lainnya, yaitu Jakarta, Denpasar, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta.

Vincent Guerend, Duta Besar Uni Eropa mengungkapkan antusiasmenya terhadap penyelenggaraan EoS 2016. “Film bukan hanya ekspresi dari keragaman budaya, tapi juga cara yang ampuh untuk mengkomunikasikan ide-ide lintas batas,” ujar Guerend dalam keterangan tertulisnya.

Dalam acara pembukaan ini, diputar pula sebuah film drama komedi Italia yang bertajuk Long Live Freedom (Viva La Liberta). Film ini memenangkan Naskah Terbaik di penghargaan film tertinggi Italia, David di Donatelli Awards 2013. Film ini menceritakan tentang seorang petingi partai oposisi yang menghilang karena tak kuat menghadapi tekanan politik. Diam-diam, ia digantikan oleh saudara lelakinya yang berwajah identik dengannya. Hanya saja, abangnya ini ternyata sedikit ‘gila’.

Selain Long Live Freedom, ada 77 film Eropa lain yang akan diputar di EoS 2016. Sebagian adalah film-film yang meraih penghargaan film di festival bergengsi. Contohnya adalah Youth yang menjadi Film Terbaik dalam European Film Awards 2015. A Pigeon Sat on A Branch Reflecting on Exsistence yang menyabet Film Terbaik di Venice Film Festival 2014, dan pemenang Un Certain Regard Cannes 2014, Force Majeure.

Ada pula film untuk keluarga, seperti film animasi Prancis The Little Prince serta film populer seperti Now You See Me dan Imitation Game. Dihadirkan pula film-film bisu dari tahun 1898-1911 buatan George Mellies, yang pemutarannya akan diiringi musik secara langsung.

Untuk di Jakarta, telah disiapkan enam lokasi yang akan memutar film-film tersebut secara gratis. Bagi para pencinta film, bisa langsung datang ke Erasmus Huis, Goethe Haus, Institut Francais Indonesia (IFI), Instituto Italiano di Cultura, Art Cinema TIM – IKJ, dan Bintaro Jaya Xchange Mall.

Goethe Institut menampilkan tujuh film produksi Jerman yang akan diputar di program ini. Tujuh film yang akan disajikan merupakan film doKumenter, fiksi, animasi. Beberapa film tersebut juga merupakan film yang memenangkan penghargaan di festival film internasional. Seperti Cesar’s Grill yang disutradarai Dario Aguirre tentang anak vegetarian yang kembali ke tanah airnya di Ekuador menyelamatkan restoran ayanya. Film ini merupakan nomine film documenter terbaik di Santa Barbara 2014.

Ada juga Holly Cow yang bercerita tentang masalah yang ditimbulkan sapi Eropa di desar terpencil di Azerbaijan. Penonton juga bisa mengenal lebih dekat sosok Presiden Uruguay, Presiden termiskin di dunia yang memberikan 70 persen gajinya,Pepe Mujica dalam Pepe.

Sebuah kisah menyentuh tentang seorang pengungsi remaja asal Afganistan yang ingin menjadi penyanyi rap di Iran dalam film berjudul Sonita. Sebuah film yang menjadi pemenang dalam Festival Dokumenter Dunia Sundance 2016.  Atau film The Cut yang disutradarai sutradara Jerman keturunan Turki, Fatih Akin tentang perjalanan penyintas genosida berdarah di Armenia yang mencari kedua putrinya. Film ini diganjar sebagai pemenang Vittorio Veneto Film Festival Award-Special Mention pada Festival Film Venesia 2014.

Program lengkap festival ini, bisa diakses melalui europeonscreen.com. Tak hanya di Jakarta, EoS 2016 juga diselenggarakan di Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya, dan Yogyakarta hingga 8 Mei mendatang. Seluruh film dalam EoS 2016, ditayangkan secara gratis.

Jadwal Pemutaran Film EOS 2016 Di IFI, Bandung:

Senin, 2 Mei 2016, Pukul 16.00 WIB 

The Cut (2014, Drama, History) (12+) (138 MIN)

Negara                 : Germany, France, Italy & Poland

Sutradara            : Fatih Akin

Pemain                : Tahar Rahim, Simon Abkarian, Makram K.

Martin Scorsese, menyebut ‘The Cut’ sebagai “Sebuah epik yang sejati”. Pada tahun 1915, Polisi Turki menyergap semua laki-laki di Armenia dan Nazareth terpisah dari keluarganya. Bertahun-tahun kemudian, setelah dirinya lolos dari sebuah tragedy Genosida yang mengerikan, dia mendengar bahwa dua anak perempuannya masih hidup sehingga Nazareth berniat untuk untuk mencari mereka. Pencarian itu membawanya dari gurun pasir Mesopotamia ke Kuba dan akhirnya ke sebuah padang rumput gersang di Dakota Utara.

Film  ini menjadi nominasi peraih Golden Lion pada Venice Film Festival 2014 dan meraih penghargaan Jury Prize pada the Venice Film Festival 2014.

 

Senin, 2 Mei 2016, Pukul 19.00 WIB 

The Idealist (2015, Thriller) (12+) (114 MIN)

Negara: Denmark

Sutradara: Christina Rosendahl

Pemain: Peter Plaugborg, Søren Malling, Thomas Bo Larsen

21 Januari 1968. Sebuah pesawat pengebom Amerika B-52 yang membawa hulu ledak nuklir jatuh di kawasan es kutub di Greenland yang dikuasai Denmark hingga kedua Negara tersebut menyatakan situasi terkendali. 18 tahun kemudian, seorang wartawan bernama Poul Brink secara tidak sengaja mendapatkan sebuah kesaksian yang misterius. Kecurigaan timbul dalam dirinya bahwa ini kasus politis yang ditutup-tutupi dan Brink berangkat seorang diri dalam perjalanan mencari kebenaran.

Film ini meraih penghargaan Special Mention pada Torino Film Festival 2015 dan meraih penghargaan Special Award pada the Bodol (Danish Film Critics) Awards 2015.

 

Selasa, 3 Mei 2016, Pukul 16.00 WIB

Geronimo (2014, Drama) (12+) (110 MIN)

Negara: France

Sutradara: Tony Gatlif

Pemain: Céline Sallette, Nailia Harzoune, Rachid Yous, David Murgia

Berlatar Perancis Selatan. Geronimo, seorang pendidik sosial, mencoba meredakan ketegangan di antara para remaja di lingkunagn tempat tinggalnya. Suasana berubah ketika gadis keturunan Turki berumur 16 tahun kabur dari sebuah perjodohan, pergi dengan kekasihnya yang merupakan seorang gipsi. Pelarian mereka menyulut kebencian di antara dua klan.

 

Selasa, 3 Mei 2016, Pukul 19.00 WIB

Animasi Pendek dari Eropa oleh HAFF (2013, 2014,2015 , Animation) (12+) (92 MIN)

Negara: Netherlands

Program ini menyoroti film pendek animasi Eropa terbaru yang terdiri dari 10 judul. Diantaranya Edmond oleh Nina Gantz, pemenang Animasi Pendek Terbaik pada Festival Film Sundance 2016, Animasi Pendek Terbaik BAFTA 2016 dan Film Pelajar Terbaik pada HAFF 2016.

Program ini dipersembahkan oleh Holland Animation Film Festival (HAFF) yaitu festival film animasi internasional yang diselenggarakan setiap musim semi di Belanda. *Pemutaran dihadiri oleh Festival Direktur ‘Holland Animation Film Festival’ *Disertai diskusi dan sesi Q & A bersama Festival Direktur ‘Holland Animation Film Festival’.

 

Rabu, 4 Mei 2016, Pukul 16.00 WIB

Battle for Sevastopol (2015, Biography, Drama, Romance) (12+) (110 MIN)

Negara: Ukraine, Russia

Sutradara: Sergey Mokritskiy

Pemain: Yuliya Peresild, Evgeniy Tsyganov. Joan Blackham

Kisah nyata tentang Lyudmila Pavlichenko, serdadu muda Soviet dengan julukan “Lady Death”. Dijuluki sebagai wanita penembak terbaik sepanjang sejarah, dia bertempur Odessa dan Sevastopol melawan pasukan Jerman. Pada tahun 1942, Stalin mengirimnya ke Amerika Serikat dalam misi meyakinkan Presiden Roosevelt untuk bergabung dalam perang. Bersama Roosevelt dia berkeliling dan berbicara pada masyarakat mendorong Amerika untuk membantu Rusia dalam rencana pengepungan di Jerman. Film ini memenangkan penghargaan Pemain Wanita Terbaik pada Beijing International Film Festival 2015, juga menjadi nominasi untuk Film Terbaik dan Pemain Wanita Terbaik pada Nika Awards (Russian Oscars) 2015.

 

Rabu, 4 Mei 2016, Pukul 19.00 WIB

Accused (2014, Drama) (12+) (97MIN)

Negara: Netherlands, Sweden

Director: Paula van der Oest

Pemain: Ariane Schluter, Barry Atsma, Marwan Kenzari, Fedja van Huêt

Berdasarkan kisah nyata,Suster Lucia hadir pada sebuah kasus kematian yang tak terjelaskan sehingga ia dipenjara seumur hidup oleh seorang Jaksa Muda bernama Judith. Ada ketidaklarasan antara pernyataan saksi dan bukti lab yang disembunyikan. Bersama pengacaranya, Lucia berulang kali meninjau ulang kasus ini tanpa hasil apapun. Akhirnya sebuah kekeliruan putusan pengadilan terburuk dalam sejarah Belanda dibatalkan. Film ini menjadi nominator untuk Penghargaan Penonton pada Palm Springs International Film Festival 2015 dan juga menjadi nominator sebagai Film Terbaik pada Hong Kong International Film Festival 2015.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY