8th Okinawa International Movie Festival: Film & Atraksi Budaya Dalam Wajah Baru

8th Okinawa International Movie Festival: Film & Atraksi Budaya Dalam Wajah Baru

936
SHARE

Oleh: Daniel Irawan

Okinawa International Movie Festival  (OIMF) kembali digelar di kepulauan terujung Selatan Jepang mulai Kamis, 21 April lalu. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kemeriahan edisi ke-8 festival yang digagas oleh tai pan media hiburan Jepang, Yoshimoto Kogyo dengan kemasan unik di balik slogan laugh and peace atas deretan film-film peserta yang tak seperti festival film internasional lainnya ini, tampil dalam wajah dan kemasan baru.

8th OIMF Red Carpet
8th OIMF Red Carpet

Venue OIMF yang biasa berpusat di kawasan pantai Ginowan kini berpindah ke pusat kota Naha City dengan salah satu landmark terbesarnya, taman kota yang juga berbatas pantai, Naminoue Umisora Park. Selain lebih mudah dicapai banyak penduduknya, waktu penyelenggaraan festivalnya juga digeser ke bulan April dengan temperatur yang lebih hangat, juga membawa lebih banyak film serta atraksi budaya yang terus dipertahankan. Menambah kemeriahannya dari cuaca dingin ke lebih hangat, perhelatan karpet merah pembuka yang sama panjang dengan tahun-tahun sebelumnya dijalani oleh sekitar 750 selebritis antar negara di tengah kerumunan 20.000 fans dan pengunjung selama lebih dari 2 jam.

Gelaran karpet merah OIMF tahun ini dimulai dengan sutradara/penulis Naoko Matayoshi, presiden Netflix Jepang Greg Peters dan duo komedian Kento Hayashi – Kazuki Namioka dari konten serial Jepang eksklusif pertama yang diproduksi Netflix, ‘Hibana – Spark’, namun pesona terbesar karpet merahnya adalah rising star tercantik mereka, model-aktris Jepang bernama Sumire. Meladeni permintaan panjang fans-nya untuk selfie sambil memberikan tanda tangan, Sumire tampil mempresentasikan salah satu film di segmen ‘Special Invitation’ tahun ini, ‘Hold My Hand’ dari sutradara Yoko Narahashi.

Sumire Matsubara, yang lebih dikenal sebagai Sumire, seorang artis, penyanyi dan model, anak dari artis Junichi Ishida dan ChiakiMatsubara. Sumira akan bermain dalam film Holywood,  The Shack, karya  Stuart Hazeldine dan ditulis oleh John Fusco yang akan rilis pada 18 November 2016 nanti di Amerika.
Sumire Matsubara, yang lebih dikenal sebagai Sumire, seorang artis, penyanyi dan model, anak dari artis Junichi Ishida dan ChiakiMatsubara. Sumira akan bermain dalam film Holywood, The Shack, karya Stuart Hazeldine dan ditulis oleh John Fusco yang akan rilis pada 18 November 2016 nanti di Amerika.

Masih ada juga aktris senior Kaori Momoi (‘Memoirs of a Geisha’) yang sekaligus menyutradarai filmnya, ‘Hee’, serta sutradara/aktor terkenal Korea Ha Jung-woo membawa film terakhirnya, ‘Chronicles of a Blood Merchant’.

OIMF Kaori Momoi b
Kaori Momoi, aktris senior Jepang yang terkenal dalam film Kagemusha (1980) karya Akira Kuroshawa, The Sun (2005) sutradara Alexander Sokurov, dan juga muncul dalam film karya Rob Marshall, berjudul Memoirs of a Geisha (2005).

Membawa serta dua komikanya, Kiyoshi Nishikawa dan Tamako Miyagawa, presiden Yoshimoto Hiroshi Osaki kemudian membuka festivalnya di depan layar raksasa yang juga dijadwalkan memutar blockbuster ‘Pacific Rim’ dan ‘Kingsmen: The Secret Service’ selama festival berlangsung. Upacara pembukaan berlanjut dengan deputi gubernur Okinawa Mitsuo Ageda dan walikota Mikiko Shiroma.

Sementara ‘Macbeth’ yang menjadi film layar lebar luar Jepang pertama yang didistribusikan Yoshimoto menjadi salah satu film unggulan festivalnya bersama ‘Zootopia’ Disney, berbeda dari biasanya, dengan kerjasama mereka bersama Netflix, 3 dari total 10 episode ‘Hibana’ yang akan dirilis online Juni nanti dengan durasi dua setengah jam ditayangkan sebagai film pembuka.

Cast dan Crew Hibana
Cast dan Crew Hibana

Dalam wawancara terpisah, seperti dikatakan Greg Peters, bukan hanya Jepang dan sebelumnya – Korea, Netflix tetap mencari kesempatan di tengah masalah-masalah regulasi konten online beberapa negara termasuk Indonesia untuk bisa memproduksi konten-konten eksklusif di tiap negara besar Asia dengan potensi pemirsa online yang dinilai Peters cukup besar.

Masa depan bisnis konten itu memang semakin terlihat dengan banyaknya pengikut Netflix, namun mereka tetap mempertahankan eksklusivitas konten baik dalam memproduksi serial maupun film panjang yang justru ditayangkan terbatas di bioskop, apalagi Peters memang merupakan seorang Asian movies enthusiast seperti diakuinya. Selain ‘Hibana’, Netflix juga memegang beberapa konten anime sebagai salah satu budaya terbesar industrinya.

Sumire dan keceriaannya bersama fansnya.
Sumire dan keceriaannya bersama fansnya di Red Carpet., 8th OIMF 2016.

Lantas, menyinggung keberadaan festival film internasional sebagai sarana untuk pengenalan budaya dan juga dukungan terhadap talenta-talenta lokal mereka, selain membuka kerjasama baru dengan Netflix, Yoshimoto dan OIMF tetap mempertahankan kompetisi dokumentasi budaya dari perayaan hingga upacara perkawinan, ‘Jimot CM’ yang diikuti 46 prefektur/kawasan Jepang dari Hokkaido ke Kagoshima, film-film pendek lokal Okinawa dalam segmen ‘Local Origination Project’ – plus World JIMOT CM dari 5 negara: Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Taiwan, ‘Creator’s Factory’ yang selain showcase juga berisi kompetisi proposal proyek bahkan film-film TV nasional mereka yang diproduksi Yoshimoto sebagai konten alternatif juga tetap ada dalam segmen ‘TV Director’s Movie’.

Selama festival berlangsung hingga Minggu, 24 April, pentas dan layar raksasa di Naminoue Umisora Park akan terus diisi oleh pertunjukan musik, tari, komedi yang menjadi fokus spesial Yoshimoto serta kebudayaan lainnya. Selain itu, bioskop-bioskop yang menjadi venue pemutaran seluruh film di festivalnya juga semakin meluas.

OIMF Red Carpet 2

Bioskop independen terkenal Sakurazaka dengan tiga hall dan layar bernuansa vintage yang tetap dipertahankan berikut toko vintage dan forum diskusi dan edukasi yang mereka namakan ‘Sakurazaka Film University’ dan memilih line up film-filmnya sendiri tetap menjadi salah satu venue utama, sementara bioskop-bioskop multipleks dengan presentasi lebih mutakhir yang terletak di distrik luar pusat kota, dari Cinema Q di bilangan Omoromachi ke Cinema Rycom di pusat perbelanjaan terbesar Okinawa, AEON Mall Distrik Nakagami, menjadi venue-venue baru yang menayangkan film-film unggulan dalam segmen ‘Special Invitation’, dari ‘Macbeth’ ke sensasi fantasi adaptasi manga terbaru Takashi Miike, ‘Terra Formars’.

Berikut adalah daftar lengkap film-film yang diputar dalam OIMF edisi ke-8.

Special Invitation:

Alone in the Valley (2015, Srilanka, Boodee Keerthisena)

Line! Line! Line! (2016, Jepang, Naoto Monma)

The Man who Changed Okinawa (2016, Jepang, Tsukasa Kishimoto)

Kaminchu – Legend of Zan (2016, Jepang, Yasunori Matayoshi)

Sabuibo Mask (2016, Naoto Monma)

Chambara: The Art of Japanese Swordplay (2015, Jepang, Sadao Nakajima)

Zootopia (2016, AS, Byron Howard & Rich Moore)

Scanner (2016, Jepang, Shusuke Kaneko)

I Want You to Know that I Love You (2016, Jepang, Tetsuya Yanagisawa)

Trumpet of the Cliff (2016, Jepang-Korea Selatan, Yang Sang-hee)

Memories (2015, Jepang, Kenichi Oguri)

Terraformars (2016, Jepang, Takashi Miike)

Hold My Hand (2016, Jepang, Yoko Narahashi)

Hee (2016, Jepang, Kaori Momoi)

Chronicle of a Blood Merchant (2015, Korea Selatan, Ha Jung-woo)

Macbeth (2015, Inggris, Justin Kurzel)

May Nai Fai Rang Frer (May Who?) (2015, Thailand, Chayanop Boonprakob)

U-31 (2016, Jepang, Kenji Tani)

Rookie Chef (2016, Jepang, Fung Kai)

TV Director’s Movie

A.I. I Love You (Shogo Miyaki)

What You Can Talk to Your Belongings? (Futaro Koto)

The King of Minami (Toichiro Ruto)

Ninkyo Yaro (Kiyotaka Tokunaga)

Fuji_jukai.mov (Katsumi Sakashita)

Bros. (Akihide Masuda)

Angel of Horror (Toshikazu Nagae)

Suchiko: Shopping Street War (Hitonori Taniguchi)

Open Air Screening:

Pacific Rim (2014, AS, Guillermo del Toro)

Kingsmen: Secret Service (2015, Inggris, Matthew Vaughn)

Special Screening:

Okinawa Historical Movie: Tomi Taira Memorial Retrospective (Umi-Sora-Sango No Litsutae, Pineapple Tours, Run! K-100 dan Yamangunutida (The Gushiken Yoko Story)

Cocktail Party (Regge Life)

Comedy of Life:

The Pornographers (Shohei Imamura)

Pork Cutlet a la Japonaise (Yuzo Kawashima)

Play it Again, Sam (Herbert Ross)

The Paleface (Norman Z. McLeod)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY