Apresiasi Film Indonesia 2014 Siap Diselenggarakan

Apresiasi Film Indonesia 2014 Siap Diselenggarakan

1293
SHARE
Poster Resmi AFI 2014

Apresiasi Film Indonesia (AFI) kembali hadir. Untuk kali ke-3, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), didukung oleh Badan Perfilman Indonesia (BPI), menggelar ajang penghargaan AFI. Tahun ini, AFI akan dilangsungkan di Istana Ma’moen, Medan, pada 13 September. Bertempat di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Kamis (24/7), AFI 2014 diluncurkan di hadapan puluhan media. Hadir dalam acara peluncuran; Direktur Jenderal Kebudayaan, Kacung Marijan; Pengurus Badan Perfilman Indonesia, Kemala Atmojo; Ketua Panitia AFI 2014, Robby Ertanto; Aktris Raline Shah dan para dewan juri.

Dirjen Kebudayaan Kacung Marijan mengatakan, AFI merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap sineas tanah air yang ditujukan guna meningkatkan apresiasi dan kecintaan masyarakat terhadap film-film Indonesia. Dalam ajang ini, 17 Piala Dewantara akan diperebutkan melalui beberapa kategori yang dilombakan.

“AFI adalah penghargaan dan perayaan atas pencapaian insan film Indonesia, sekaligus merupakan pengingat bahwa kualitas dan kuantitas yang telah dicapai harus selalu memiliki sumbangan kepada budaya dan bangsa Indonesia,” pendapat Alex Komang, aktor yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BPI.

Dewan Juri AFI 2014 akan diisi oleh para ahli dari berbagai bidang. “Tim juri berasal dari sembilan profesi berbeda; Sheila Timothy (produser), Lasja Fauzia (sutradara), Alex Komang (aktor), Hafiz Rancajale (penggiat komunitas film), Totot Indarto (pengamat film), AS Laksana (penulis), Hilmar Farid (akademisi), Kemala Atmojo (wartawan), dan Nirwan Dewanto (budayawan). Dengan komposisi juri yang beragam, kami optimis AFI tahun ini akan menuai sukses seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Robby Ertanto, Ketua panitia AFI 2014.

Berdasarkan kategorinya, dewan juri yang beranggotakan 9 orang tersebut telah berhasil menyeleksi berbagai film baik yang diproduksi secara profesional maupun film dokumenter yang di hasilkan oleh para sineas muda dari berbagai sekolah, kampus dan komunitas di Indonesia.

Adapun dalam kategorinya, para dewan juri telah menentukan dua kategori yakni kategori penghargaan utama dan kategori penghargaan khusus yang masing masing kategorinya dibagi lagi menjadi beberapa ajang penghargaan.

Menurut para dewan juri, para nominator ajang penghargaan AFI tersebut telah melalui seleksi yang ketat untuk bisa ditentukan sebagai nominasi yang nantinya akan menerima penghargaan. Dan masing masing kategorinya didapat 2 – 4 para nominator.

Berikut, daftar calon penerima ajang penghargaan Apresiasi Film Indonesia tahun 2014 yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 8 September 2014, kemarin:

       Penghargaan Utama

  1. Apresiasi Film Cerita Panjang Bioskop
    a. Cahaya Dari Timur karya sutradara Angga Wimas Sasongko
    b. Sebelum Pagi Terulang kembali karya sutradara Lasja F Susatyo
    c. Selamat Pagi, Malam karya sutradara Lucky Kuswandi
    d. Sokola Rimba karya sutradara Riri Riza
  2. Apresiasi Film Cerita Panjang Non Bioskop
    a. Rocket Rain karya sutradara Anggun Priambodo
    b. Something in The Way karya sutradara Teddy Soeriaatmadja
  3. Apresiasi Film Pendek
    a. Maryam Karya sutradara Sidi Saleh
    b. Gula-gula Usia karya sutradara Ninndi Raras
    c. A Lady Caddy Eho Never Saw a Hole in One karya sutradara Yosep Anggie Noen
    d. Sepatu Baru karya sutradara Aditya Ahmad
  4. Apresiasi Film Dokumenter
    a. Akar karya sutradara Amelia Hapsari
    b. Di Balik Frustasi karya sutradara Ucu Agustin
    c. Digdaya In Bebaya karya sutradara BW Purbanegara
    d. Marah Di Bumi Lambu karya sutradara Hafiz Rancajale
  5. Apresiasi Film Animasi
    a. Asiaraya karya sutradara Anka Atmawijaya Adinegara
    b. Kitik karya sutradara Ardhira Anugrah Putra
    c. Love Paper karya sutradara Bamban K.M
    d. Pret karya sutradara Firman Widyasmara
  6. Apresiasi Film Anak
    a. Sepatu Dahlan karya sutradara Benni Setiawan
    b. Seputih Cinta Melati karya sutradara Ari Sihasale

 

Penghargaan Khusus

  1. Apresiasi Sutradara Perdana
    a. Anggun Priambodo dalam film Rocket Rain
    b. Chairun Nissa dalam film Inerie
    c. Emil Heradi dalam film Sagarmatha
    d. Herman Kumala Panca dalam film Tak Sempurna
  2. Apresiasi Poster Film
    a. 23 : 59 Sebelum
    b. Kesurupan Setan
    c. Sebelum Pagi Terulang Kembali
    d. Sagarmatha
    e. Toilet Blues
  3. Apresiasi Film Independen Pelajar
    a. Cinto Tabateh Adaik
    b. Indie Bung!
    c. Penderes dan Pengidep
  4. Apresiasi Film Independen Mahasiswa
    a. Iris
    b. Joshua
    c. Lembar Jawaban Kita
    d. Sepatu Baru
  5. Apresiasi Komunitas
    a. Forum Lenteng (Jakarta)
    b. Komunitas Godong Gedang (Banjarnegara)
    c. Komunitas Sarueh (Padang Panjang)
    d. Komunitas Sangkanparan (Cilacap)
    e. Komunitas Tikar Pandan (Aceh)
  6. Apresiasi Festival Film
    a. Festival Film Pelajar Jogya
    b. Festival Film Purbalingga
    c. Festival FIlm Solo
    d. Jogja – Netpac Asian Film Festival
    e. Festival film Dokumenter
  7. Apresiasi Film Film
    a. In – Docs
    b. Kampung Halaman
    c. SMPN IV Satu Atap Karang Moncol
    d. Serunya Screenwriting
  8. Apresiasi Media Cetak
    a. Majalah Kinescope
    b. Majalah Rolling Stone
    c. Majalah Tempo
  9. Apresiasi Media Non Cetak
    a. Cinema Poetica
    b. Jurnal Footage
    c. Moviegoers
    d. Muvilla

Serangkaian kegiatan diadakan untuk memeriahkan Apresiasi Film Indonesia 2014 antara lain diskusi dan workshop film di Jakarta, Bandung, Makassar dan Medan.

Malam Puncak Apresiasi Film Indonesia tahun 2014 akan disiarkan langsung dari lstana Maimun, Medan, pada tanggal 13 September 2014.

Sebelum penyelenggaraan Malam Puncak Apresiasi Film Indonesia akan diadakan workshop apresisasi film, pameran komunitas dan sejarah bioskop serta pawai artis di Kota Medan mulai tanggal 12 September 2014.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY