Band Punk Rock Asal Bandung, Waiving Wednesday, Rilis Single Berjudul Noise and...

Band Punk Rock Asal Bandung, Waiving Wednesday, Rilis Single Berjudul Noise and Feedback

329
SHARE

Grup music Punk/Rock asal Bandung, Waiving Wednesday, merilis single perdana berjudul “Noise and Feedback.” Group punk yang beranggotakan Bayu Indradi (gitar, vokal), Arya Vidya Utama (bas,vokal), Ary Pratama (gitar), dan Muhammad Zulyadri (drum) ini, merilis album yang bercerita tentang seseorang yang lelah karena walaupun sudah berusaha keras, ia selalu mendapat penilaian bahwa tindakannya tidak pernah benar dan tepat dari lingkungan sekitar, dan ia ingin lingkungan sekitar berhenti memperingatkan dirinya mengenai hal itu.

Sebagai perkenalan, “Noise and Feedback” memang cukup easy listening untuk sebuah band Punk/Rock, namun untuk kedepannya, Waiving Wednesday akan menyajikan materi-materi yang kental nuansa Punk/Rock-nya.

Penggarapan materi tersebut memakan waktu sekitar dua bulan. Sesi perekaman dilakukan di Red Studio, sementara mixing digarap secara personal oleh Aditya Narendra.“Noise and Feedback” dapat didengarkan pada tautan berikut:

https://soundcloud.com/waiving-wednesday/noise-and-feedback

Waiving Wednesday sendiri telah eksis sejak 2007 dengan nama Times New Romance dengan empat personil yakni Teguh Septiyadi (vokal), Ary Pratama (gitar), Muhammad Zulyadri (drum), dan Arya Vidya Utama (bass, vokal). Quartet ini memainkan musik Alternative Rock bernuansa Screamo. Pada tahun 2010, nama Times New Romance diganti menjadi Waiving Wednesday bersamaan dengan berubahnya genre yang diusung dari Alternative Rock menjadi Punk. Formasi ini bertahan hingga tahun 2012, pada tahun tersebut Teguh hengkang sehingga vokal diisi oleh Arya. Pada tahun yang sama juga masuk Bayu Indradi sebagai gitaris sekaligus vokalis. Saat ini, Waiving Wednesday memperluas eksplorasinya ke Punk Rock.

Tidak ada makna spesifik dari nama Waiving Wednesday. Menurut Ary sebagai pencetusnya, pada awalnya ingin member nama dengan nama hari yang belum digunakan oleh band-band lain, terpilihlah hari Rabu (Wednesday) karena memang belum ada yang menggunakan. Sedangkan kata “Waiving” sendiri hanya sebagai pelengkap karena unik.

Masing-masing personil memiliki pengaruh musik sendiri, sehingga musik Waiving Wednesday memiliki karakter tersendiri. Musik Waiving Wednesday memiliki distorsi yang tebal, ketukan drum yang rapat, suara bass yang berat, namun vokalnya simple.

Saat ini Waiving Wednesday sedang fokus merancang masa depan dan siap meramaikan kancah musik Indonesia dengan menghadirkan jenis musik yang jarang ada di Indonesia

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY