DDHEAR Proyek Kolaborasi Dialog Dini Hari + Endah N Rhesa Rilis Mini...

DDHEAR Proyek Kolaborasi Dialog Dini Hari + Endah N Rhesa Rilis Mini Album Bertajuk Parahita

1534
SHARE

Bagi musisi, melakukan sebuah proyek kolaborasi adalah bagian dari eksplorasi untuk memperkaya pengalaman bermusik dan menjalin hubungan antar musisi/grup ke dalam sebuah tingkatan yang lebih intim.

Berangkat dari keisengan tampil bersama di Sanur Village Festival 2015, Dialog Dini Hari + Endah N Rhesa melanjutkan intensitas pertemuan mereka dengan membuat lagu bersama di Bali. Ide-ide menyegarkan bergulir dan menuju kepada sebuah pemikiran bahwa persahabatan ini perlu diikrarkan dan didokumentasikan.

DDHEAR adalah sebutan yang menjadi nama kolaborasi Dialog Dini Hari (DDH) dengan Endah N Rhesa (EAR). Kedua band folk raksasa di ranah indie Indonesia ini sudah memiliki pendengar yang cukup besar dan setia. Sering kali, sebelum proyek ini berjalan, mereka tampil dalam sebuah acara yang sama.

Akar musik dan selera bisa jadi serupa, namun karakter masing-masing grup tentu saja berbeda. Perbedaan inilah yang menarik ketika melebur menjadi sebuah bentuk musik yang utuh.  Tidak hanya sekedar mempersiapkan untuk tampil berkolaborasi di panggung, DDHEAR juga memiliki album EP berisi 4 lagu yang dirilis menjelang penampilan mereka di Java Jazz Festival 2016.

Musik menembus batas perbedaan, jarak, dan waktu. DDHEAR adalah sebuah kolaborasi yang berjalan atas dasar kebahagiaan dan kenyamanan hingga rasa damai dan kesejahteraan tercipta bersama.

 

Project Kolaborasi

“Yakin, suaramu terdengar di antara bising dunia. Yakin, dawaimu bicara di tengah bahana tutur sumbang.”

Potongan lirik lagu yang digarap bersama oleh Dialog Dini Hari dan Endah N Rhesa seakan menjadi sebuah harapan bahwa setiap seniman perlu memiliki keyakinan bahwa karya-karya yang lahir nantinya akan selalu memiliki tempat dan mewarnai kehidupan manusia. Direkam secara live di The Straw Hut, Seminyak-Bali, pada pertengahan bulan September 2015 lalu, lagu “Jangan Berhenti Engkau Bernyanyi” lahir dari ide spontan kedua grup ketika merasa masih ada jalinan chemistry yang kuat setelah tampil bersama di Sanur Village Festival 2015 beberapa waktu sebelumnya.

“Tadinya ingin memberikan stok materi lagu lama, tetapi sepertinya akan lebih seru kalau bikin lagu baru yang lebih cocok. Lagu ini seperti pesan bagi kedua grup ini agar tidak pernah berhenti berkarya,” ujar Dadang SH Pranoto a.k.a Pohon Tua yang merupakan penulis lagu ini.

Kolaborasi penggarapan aransemen lagu ini sungguh menarik. Ada hal-hal di luar kebiasaan masing-masing grup yang menjadi kekuatan tersendiri bagi karya ini. “Sudah lama Endah N Rhesa tidak main memakai drummer. Mungkin bisa dihitung jari dalam beberapa tahun terakhir kapan Endah N Rhesa tampil dengan drummer,” ujar Endah.

Sedangkan menurut Deny Surya, drummer Dialog Dini Hari, format DDHEAR cukup menantang karena ada dua pemain gitar dan dua pemain bass. “Jadi di DDHEAR ini ada dua pemain gitar yang, menurutku pribadi, berbeda karakter permainan dan dua pemain bass. Tapi secara frekuensi dan cara bermain ternyata bisa nggak tabrakan.”.

 

Parahita, Karya Perdana DDHEAR

“Kata ‘Parahita’ berasal dari bahasa Sansekerta yang memiliki arti saling menyejahterakan, saling membahagiakan dan saling memberikan manfaat,” ujar Dadang saat kedua tim DDHEAR berkumpul di The Straw Hut, Bali.

Mini-album Parahita merupakan media yang merekam jejak musik, tanda persahabatan antara Dialog Dini Hari dan Endah N Rhesa, menjadi catatan sejarah bagi keduanya seakan memperdekat jarak tempuh Bali-Jakarta.

DDHEAR (1)

Selain terdapat dua lagu baru yang digarap bersama, mini-album Parahita juga menampilkan dua lagu karya Dialog Dini Hari dan Endah N Rhesa yang sudah pernah rilis sebelumnya namun disajikan dengan cara saling bertukar lagu. Dialog Dini Hari membawakan serta mengaransemen lagu “Wish You Were Here” milik Endah N Rhesa dengan aransemen yang megah dan bernuansa world music. Lagu yang aslinya terdengar sederhana menjadi begitu kaya dengan warna suara dan ritem gaya khas Dialog Dini Hari.

Lagu “Temui Diri” karya Dialog Dini Hari juga berhasil dieksekusi oleh Endah N Rhesa dengan mempertahankan format minimalis namun tetap menggigit. Ada perubahan bagan lagu dan perpindahan nada dasar yang menimbulkan kesan dinamis meskipun hanya dengan bunyian gitar, bass, dan vokal.

Baik Endah N Rhesa maupun Dialog Dini Hari berhasil menunjukkan keleluasaan interpretasi dan ekspresi pada karya-karya mereka di mini-album ini.

Mini-album Parahita telah dirilis secara digital pada tanggal 6 Maret 2016 yang lalu, bersamaan dengan peluncuran video musik “Jangan Berhenti Engkau Bernyanyi” yang bisa dinikmati di www.ddhear.com.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY