Emerging Artist Jebolan Goahead Challenge 2017 Tampil di SXSW 2018 Austin Amerika...

Emerging Artist Jebolan Goahead Challenge 2017 Tampil di SXSW 2018 Austin Amerika Serikat

623
SHARE

Goahead Challenge, sebuah kompetisi kreatif yang banyak mencetak para emerging artist, pada 10 Desember 2017 lalu telah mengumumkan siapa saja pemenangnya. Mereka adalah Bie Paksi dan Vania Marisca (grup musik Wake Up Iris!, Malang), Riri Ferdiansyah (grup musik Semiotika, Jambi), Yahya Dwi Kurniawan (seniman visual, Yogyakarta) dan Gilang Anom Manapu Manik (seniman visual, Bandung).

Hadiahnya tidak main-main, mereka berkesempatan untuk unjuk aksi di ajang paling bergengsi seantero benua Amerika, yaitu South by South West, atau yang lebih akrab dikenal dengan SXSW 2018 di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Segala hal terkait teknis utama dan bermacam hal-hal kecil yang mengikuti, sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, sehingga membuat persiapannya kian maksimal. Dan pada tanggal 14 Maret 2018, mereka pun akhirnya tiba di kota Austin untuk menjalani rangkaian SXSW 2018.

Kimokal, Featuring Wake Up Iris! Band

Dari bidang musik,  Bie Paksi, Vania Marisca dan Riri Ferdiansyah sukses melakoni panggung perdana mereka di Amerika Serikat. Kala itu, tanggal 17 Maret 2018, mereka tampil di Russian House, Austin, Texas bersama grup musik elektronik Kimokal dari Jakarta.

“Sambutannya luar biasa meriah, bahkan sebelum naik panggung saja kami sudah merasakan suasana yang menyenangkan di Russian House,” ucap Bie Paksi.

Kebetulan, di SXSW 2018 ini nama Indonesia tidak hanya Bie Paksi, Vania Marisca, Riri Ferdiansyah dan Kimokal saja, ada dedengkot musik independen Efek Rumah Kaca yang dijadwalkan tampil disana.

“Perasaan kami campur acuk sesaat sebelum naik panggung, tapi begitu berada diatasnya, dan selesai, kami semua senang, bisa tampil lancar tanpa halangan. Crowd-nya juga seru!” jelas Vania Marisca.

Sedangkan bagi Yahya Dwi Kurniawan dan Gilang Anom Manupu Manik, mereka juga telah menuntaskan memperkenalkan karya kepada publik yang lebih luas lagi. Hasil corat-coret tangan mereka menjadi dekorasi pendukung saat Bie Paksi, Vania Marisca, Riri Ferdiansyah menghentak Russian House.

“Pertama kali masuk Russian House, deg-deg syur sih rasanya. Tapi untung semua lancar saja, we nailed it,” Riri Ferdiansyah menambahkan.

Saat pementasan selesai dilakukan, banyak yang hadir turut memberi tepuk tangan meriah dan berteriak gembira bersorak-sorai merayakan kolaborasi apik ini. Para emerging artist dari Indonesia ini berhasil membuktikan diri mereka mampu menaklukan Amerika Serikat lewat penampilan yang mencengangkan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY