Festival Film Indonesia Ke-5 KBRI Bahrain Mei 2017, Pikat Banyak Penonton

Festival Film Indonesia Ke-5 KBRI Bahrain Mei 2017, Pikat Banyak Penonton

324
SHARE

Tiga buah film Indonesia berhasil memikat penonton yang hadir dalam Festival Film Indonesia 2017 di Auditorium Bahrain National Museum pada tanggal 2 – 4 Mei 2017 yang lalu. Kegiatan yang dilaksanakan oleh  KBRI Manama bekerjasama dengan Bahrain Authority for Culture and Antiquities (BACA)Kerajaan Bahrain tersebut merupakan pelaksanaan yang kelima kalinya sejak tahun 2013.

Tujuan penyelenggaraan Festival Film Indonesia ini disamping untuk memperkenalkan film-film Indonesia juga dimanfaatkan untuk meningkatkan citra, mempromosikan potensi bangsa dan keindahan alam Indonesia beserta masyarakat dan kehidupan sosialnya.

Dari tahun ke tahun, pelaksanaan Festival Film Indonesia menjadi salah satu agenda yang dinanti-nanti, terutama bagi Warga Negara Indonesia yang bermukim di Bahrain. Kegiatan ini bahkan telah menjadi agenda rutin di Bahrain National Museum. Pelaksanaan Festival Film Indonesia dimaksudkan untuk mempromosikan film-film Indonesia secara khusus dan Indonesia secara umum, baik dari segi budaya, alam, sejarah dan kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Diharapkan, dengan menyaksikan film-film Indonesia, para penonton mendapatkan informasi dan pemahaman yang lebih baik mengenai Indonesia, masyarakatnya, serta potensi yang dimiliki oleh Indonesia sehingga dapat mendorong peningkatan citra Indonesia di Bahrain. Pemilihan tempat di Bahrain National Museum sendiri juga didasarkan pada pertimbangan bahwa museum ini merupakan museum terbesar di Bahrain yang juga menjadi simbol kekayaan dan peninggalan budaya Bahrain.

(Photo: kemlu.go.id/manama/id)
(Photo: http://kemlu.go.id/manama/id)

Melalui film-film yang diputarkan yakni Surga Yang Tak Dirindukan, Toba Dreams dan Di Bawah Lindungan Ka’bah, audiens diajak untuk melilhat lebih dekat keindahan beberapa daerah di Indonesia seperti Jakarta, Jogjakarta, Padang dan Danau Toba yang menjadi tempat pengambilan gambar dari ketiga film tersebut.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh KUAI KBRI, Pradanto Nugroho dan dihadiri oleh Shaikh Khalifa bin Ahmed Al-Khalifa, Direktur Museum – BACA, Duta Besar Perancis, Duta Besar Philipina, kalangan diplomatik, kalangan pengusaha dan mitra kerja KBRI Manama, friends of Indonesia, serta masyarakat Indonesia yang ada di Bahrain.

Pada kesempatam FFI tersebut juga diputarkan video promosi pariwisata Indonesia sebelum pemutaran film.

Melalui survey yang diselenggarakan oleh KBRI Manama, seluruh responden setuju bahwa Festival Film Indonesia memberikan nilai tambah bagi upaya promosi potensi Indonesia. Selain itu, seluruh responden juga menyatakan ketertarikannya untuk kembali hadir dalam Festival Film Indonesia berikutnya.

(Sumber: http://kemlu.go.id/manama/id)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY