Film Live Action Adaptasi Manga Berjudul Fullmetal Alchemist Akan Buka Tokyo International...

Film Live Action Adaptasi Manga Berjudul Fullmetal Alchemist Akan Buka Tokyo International Film Festival Ke-30

113
SHARE
null

Oleh: Daniel Irawan (@danieldokter)

Menyambut edisi ulang tahun ke-30 perhelatannya, Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) merilis judul film pembuka dan penutupnya, Sabtu, 16 September lalu. Berbeda dengan edisi tahun-tahun sebelumnya, film pembuka TIFF tahun ini tak lagi diisi oleh film Hollywood tetapi menampilkan film unggulan dari sinema negaranya sendiri.

Salah satu adegan dalam Fullmetal Alchemist

Film tersebut adalah Fullmetal Alchemist, yang merupakan adaptasi live action dari manga populer berjudul sama karya Hiromu Arakawa. Disutradarai oleh Fumihiko Sori, sutradara peraih nominee Best Director di Japanese Academy Awards dari karya debutnya tahun 2002, Ping Pong, Fullmetal Alchemist dibintangi oleh 3 bintang populer Ryousuke Yamada, Tsubasa Honda dan Dean Fujioka, dan baru akan dirilis oleh Warner Bros Jepang menjelang akhir tahun nanti.

Berpindah posisi sebagai film penutup, TIFF memilih sekuel film dokumenter An Inconvenient Sequel: Truth to Power yang disutradarai oleh Jon Shenk dan Bonni Cohen untuk pengisi slot-nya. Dokumenter ini merupakan kelanjutan usaha mantan Wapres AS Al Gore dalam melawan krisis iklim global yang sebelumnya sudah kita saksikan di dokumenter rilisan tahun 2006, An Inconvenient Truth (2006).

Al Gore mendatangi Tacloban City di Filipina setelah badai topan Haiyan, dalam film dokumenter tentang global berjudul An Inconvenient Sequel: Truth to Power, yg menjadi pemenang dalam Academy Award kategori film documenter pada tahun 2007.

Dalam press-con yang dilangsungkan di tanggal yang sama, TIFF juga sekaligus mengumumkan sejumlah film pengisi segmen Special Screening yang selalu menjadi highlight festivalnya sebagai perayaan film berkelas internasional dengan treatment World/Asian/Japan Premiere.

Salah satunya adalah Legend of the Demon Cat, produksi kerjasama Jepang – China termahal yang disutradarai oleh Chen Kaige.  Film ini akan ditayangkan khusus sebagai Special Opening Bergenre misteri fantasi, film yang dibintangi oleh aktor Shota Sometani dan Huang Xuan ini merupakan adaptasi dari novel terkenal Jepang berjudul Samana Kukai karya Baku Yumemakura.

Huang Xuan (kiri) yang berperan sebagai Poet Bai Letian dan Shota Sometani (kanan) yang berperan sebagai Biksu Konghai. Keduanya bertugas untuk mencari tahu kebenaran tentang Siluman Kucing yang misterius dan bisa berbahasa manusia.

Segmen special screening masih diisi oleh sejumlah film Jepang lain, di antaranya instalmen layar lebar Garo terbaru, Garo – Kami no Kiba karya sutradara Keita Amemiya, drama alam soal kontes fotografi yang ber-setting di Hokkaido, Shashin Koshien Summer in 0,5 Seconds karya sutradara Hiroshi Sugawara, thriller The Stand in Thief karya sutradara Masafumi Nishida, serta drama keluarga Midnight Bus dan film arthouse Miko Girl dari sutradara asal Korea Gu Suyeon.

Tak hanya Legend of the Demon Cat, juga ada tiga produksi joint venture Jepang lainnya. Mr. Long karya sutradara Sabu yang merupakan kerjasama Jepang dengan Hong Kong, Taiwan dan Jerman dibintangi aktor HK Chang Chen, animasi Jepang – Perancis Mutafukaz yang disutradarai oleh Guillaume Renard dan Shojiro Nishimi dan dokumenter maestro musik terkenal Jepang yang juga pernah meraih Oscar, Ryuichi Sakamoto: Coda. Disutradarai Stephen Nomura Schibe, Coda akan mengisahkan perjalanan karir Sakamoto sebagai ikon musik pop kontemporer Jepang sekaligus kiprahnya yang juga dikenal dunia sebagai aktivis lingkungan.

Daniel Craig, Channing Tatum dan Adam Driver dalam film Logan Lucky.

Dari sinema internasional ada drama surealis Endless Poetry dari sutradara Alejandro Jodorowsky serta animasi nominee Oscar 2017 Kubo and the Two Strings dari sutradara Travis Knight, serta tiga yang terakhir yang mungkin paling ditunggu para penikmat film di seluruh dunia; heist thriller ala Ocean’s Eleven dari Steven Soderbergh; Logan Lucky yang dibintangi Channing Tatum, Adam Driver dan Daniel Craig, pemenang Golden Lion Venice International Film Festival tahun ini, romansa fantasi The Shape of Water dari Guillermo del Toro, serta film yang baru saja meraih banyak pujian di Toronto International Film Festival tahun ini, Three Billboards Outside Ebbing, Missouri. Juga meraih penulisan skrip terbaik di Venice, drama kriminal ala Fargo ini disutradarai Martin McDonagh dan dibintangi oleh aktris Fargo Frances McDormand bersama Woody Harrelson dan Sam Rockwell.

Sally Hawkins (kiri) dan Octavia Spencer (kanan) dalam salah satu adegan film The Shape of Water.

Tak lupa, termasuk salah satu presentasi spesial TIFF di perayaan ulang tahun ke-30-nya adalah Godzilla Cinema Concert yang akan dihelat menjelang akhir festival. Segmen ini akan diisi penayangan Godzilla klasik versi 1954 karya Ishiro Honda dengan iringan orkestrasi live dari Tokyo Philharmonic Orchestra untuk memainkan soundtrack populer komposisi Akira Ikufube. Bertindak sebagai konduktornya adalah Kaoru Wada yang merupakan murid langsung dari Ikufube. Setelah penayangannya akan ada talkshow Godzilla: Present, Past, Future yang akan membawa dua kreator lintas generasi dari franchise-nya: Shogo Tomiyama dari Godzilla era Heisei, serta sutradara Shin Godzilla, Shinji Higuchi.

Tokyo International Film Festival ke-30 akan berlangsung dari 25 Oktober hingga 3 November di venue utama Roppongi Hills dan sejumlah lokasi lain di seputaran Tokyo.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY