Film Surat Dari Praha Wakili Indonesia di Piala Oscar 2016

Film Surat Dari Praha Wakili Indonesia di Piala Oscar 2016

1425
SHARE

Gelaran puncak Academy Award Ke-89 yang akan diadakan pada 26 Februari 2017 kali ini, akan kedatangan Film Surat dari Praha karya sutradara Angga Dwimas Sasongko yang mewakili Indonesia di ajang penghargaan Piala Oscar 2017 untuk kategori Film Berbahasa Asing (Foreign Language Film).

maxresdefault

Tim seleksi yang terdiri atas 13 profesional di perfilman telah memutuskan Surat dari Praha menjadi wakil Indonesia pada ajang ini. Anggota tim tersebut antara lain Reza Rahardian (aktor), Benni Setiawan (penulis skenario/sutradara), Arnold J Limasnax (produser), HM Firman Bintang (produser), Roy Lolang (Director of Photography), Sheila Timothy (produser), dan Thoersi Ageswara (Music Director/Scorer).

Jpeg
Jpeg

Surat dari Praha ini sebelumnya memenangi penghargaan Usmar Ismail Award yang diselenggarakan oleh Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail pada 2016. Film ini sendiri mengisahkan tentang Jaya (diperankan Tio Pakusadewo), orang Indonesia yang terasing dan diasingkan di luar negeri. Ia tidak bisa pulang ke Tanah Air pasca tragedi 1965.

sdp-still-foto-11

Menurut Arold J Limasnax, tim seleksi awalnya memilih empat film sebelum akhirnya menentukan Surat dari Praha. “Kami, tim seleksi, sepakat untuk hanya mempublikasikan film yang terpilih,” ucap Arnold, Kamis kemarin di Jakarta.

Firman Bintang, Ketua umum Persatuan Produser Film Indonesia (PPFI) menambahkan bahwa PPFI menginisiasi pembentukan tim seleksi untuk membawa film Indonesia ke Academy Award sejak 1987, tetapi belum konsisten. Adakalanya absen mengirim film karena berbagai alasan. Anggota tim seleksi juga tidak selalu sama setiap tahunnya.

sdp

“Semoga kita bisa lebih konsisten. Untuk itu, kita membutuhkan film-film yang bisa bicara di dunia internasional, baik tema maupun teknis. Tim seleksi juga bisa dibikin permanen,” ujar Firman.

Firman juga menjelaskan bahwa dalam memilih film yang akan diberangkatkan, komite seleksi merujuk tata cara seleksi pemilihan yang telah ditetapkan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS). Salah satu aturan AMPAS ialah anggota tim seleksi tidak boleh menominasikan filmnya sendiri agar tidak terjadi konflik kepentingan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY