Film Ziarah dan Mobil Bekas & Kisah-Kisah Dalam Putaran, Akan Mengisi Segmen...

Film Ziarah dan Mobil Bekas & Kisah-Kisah Dalam Putaran, Akan Mengisi Segmen Crosscut Asia #04 di TIFF Ke-30

107
SHARE

Oleh: Daniel Irawan (@danieldokter)

Membawa tema ’What’s Next from Southeast Asia’ setelah tahun-tahun sebelumnya membidik sinema Thailand, Filipina dan Indonesia, segmen spesial Crosscut Asia ke-4 yang digagas Tokyo International Film Festival bersama The Japan Foundation Asia Center sejak edisi penyelenggaraan ke-27 festivalnya di tahun 2014, tahun ini akan menayangkan dua film Indonesia terpilih.

Kedua film Indonesia itu adalah Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran (The Carousel Never Stops Turning) karya Ismail Basbeth dan Ziarah (Tales of the Otherwords) karya BW. Purba Negara. Bersama Basbeth dan Purba Negara, aktor dan aktris dari dua film itu; Karina Salim dan Gandhi Fernando dari Mobil Bekas dan Rukman Rosadi dari Ziarah, akan turut hadir di festival tahun ini.

Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran (The Carousel Never Stops Turning), sebuah film indie Ismail Basbeth yang digagas secara urun dana itu melibatkan banyak sineas dan insan film Indonesia. Direkomendasikan oleh Garin Nugroho, film yang berisi beragam kisah manusia yang meliputi banyak aspek dari ekonomi, politik, seni dan budaya hingga sejarah ini dibintangi oleh Karina Salim, Cornelio Sunny, Dea Ananda, Gandhi Fernando dan Verdi Solaiman.

Salah satu adegan dalam film Mobil Bekas & Kisah-Kisah Dalam Putaran, karya Ismael Basbeth. (Sumber foto: ©Bosan Berisik Lab)

Sementara Ziarah (Tales of the Otherwords), karya sineas BW Purba Negara yang direkomendasikan oleh Riri Riza mengisahkan perjalanan seorang nenek berusia 95 tahun, Mbah Sri (diperankan oleh Ponco Sutiyem) mencari makam suaminya. Mengangkat latar lokalitas Jawa berbalut sejarah, film yang sudah dirilis terbatas di Indonesia 18 Mei lalu ini meraih Best Screenplay dan Special Jury Awards di ASEAN International Film Festival & Awards (AIFFA), Kuching, Malaysia, sekaligus nominasi aktris terbaik bagi Ponco Sutiyem.

Foto adegan film Ziarah karya BW. Purba Negara. (Sumber foto: ©Purbanegara Films)

Selain Ziarah dan Mobil Bekas, ada sejumlah film Asia Tenggara lain yang mengisi segmen Crosscut Asia tahun ini, Uniknya, pemilihan film-film untuk mengisi segmennya kali ini dikemas oleh programmer Kenji Ishizaka berdasar rekomendasi para sineas dari sutradara hingga aktor dari masing-masing negara, seperti Garin Nugroho dan Riri Riza dari Indonesia, Apichatpong Weerasethakul dari Thailand, Tran Anh Hung dari Vietnam, Brillante Ma Mendoza dari Filipina, Eric Khoo dari Singapura dan aktris Sharifah Amani dari Malaysia.

Film-film itu adalah Big Father, Small Father and Other Stories dari Vietnam karya sutradara Phan Dang Di, Kristo dari Filipina karya sutradara HF Yambao, My Superheroes dari Malaysia karya sutradara Eric Ong, Pop Aye dari Singapura karya sutradara Kirsten Tan, film lawas Filipina tahun 1980 Will Your Heart Beat Faster karya sutradara Mike de Leon serta tiga film dokumenter; Yasmin-san dari Malaysia karya sutradara Edmund Yeo, In April the Following Year, There was a Fire dari Thailand karya sutradara Wichanon Somumjarn, dan Cambodian Young Cinema dari 5 sutradara muda Kamboja; Sok Chanrado, Norm Phanith, Polen Ly, Kavich Neang dan Chanvisal Sang.

Tokyo International Film Festival ke-30 akan berlangsung dari 25 Oktober hingga 3 November 2017 di Roppongi Hills dan sejumlah lokasi lain di Tokyo.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY