IFTA 2015: Gerakan Perbaikan Kualitas Film Indonesia

IFTA 2015: Gerakan Perbaikan Kualitas Film Indonesia

2081
SHARE
Logo resmi IFTA 2015

Indonesia Film Trailer Award (IFTA) 2015 yang pertama kali, telah rampung diselenggarakan tanggal 3 September 2015 kemarin. Dihadiri oleh para sineas baik profesional maupun indie, aktor-aktor film tanah air serta para moviegoers.

IFTA 2015 ini merupakan yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Acara ini bertujuan menghargai trailer yang juga merupakan bagian dari film. Trailer dianggap sebagai jendela sebelum seseorang masuk ke dalam inti film.

“Ini adalah suatu event yang harus ada. Bisa dibilang ini adalah gerakan untuk memperbaiki kualitas film Indonesia, karena trailer adalah jendela dari film keseluruhan,” ujar Ketua Dewan Juri IFTA, Cesa, saat konferensi pers di Gedung Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Kamis lalu.

Proses penjurian, dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari praktisi film Indonesia, juga pengamat dan pelaku bidang kreatif. Mereka adalah editor film Andy Phulung, Aline Jusria, dan Cesa David Luckmansyah, penata musik Aghi Narottama dan Thoersi Argeswara, perancang suara Wahyu Tri Purnomo, sutradara Lance, animator Dana Riza dan Wahyu Aditya, aktor Dennis Adhiswara, pelaku bidang marketing Yoris Sebastian dan Tony Arief, sutradara dan penata sinematografi Faozan Rizal, dan kritikus film Daniel Irawan.

Terdapat total 300 trailer film yang menjadi peserta. Sebanyak 173 di antaranya adalah trailer film panjang, sisanya trailer film pendek, film dalam proses pencarian dana dan produksi, serta trailer kategori khusus.

“Ada 13 juri yang terlibat dalam penilaian acara ini. Mereka berasal dari latar berbeda. Ada praktisi, profesional, produser, dan lainnya,” papar Cesa.

Dipandu oleh Ernest Prakasa dan performance oleh Bow Vernon, acara ini berlangsung selama 1 jam dan diramaikan para pembaca nominasi dari berbagai kalangan. Kemal Palevi, Mongol, Babe Cabita, Yayan “Mad Dog” Ruhiyan, Reza Nangin, Deddy Corbuzier, Chika Jessica, Volland Humonggio, Cesa David Luckmansyah, Lance Mengong, dan seorang perwakilan moviegoers yang dipilih melalui sosial media.

Ajang penghargaan ini adalah apresiasi yang diberikan kepada pada salah satu perangkat promosi penting dari sebuah film, yaitu trailer. Lebih dari sekadar sebuah iklan, trailer juga berperan besar merangsang penonton untuk datang dan menonton filmnya, sekaligus menggambarkan apa yang hendak ditawarkan filmnya tanpa mempertontonkan seluruh isinya. Ini perlu seni dan keahlian tersendiri untuk membuat sebuah trailer film yang menarik.

Berikut adalah para nominasi peraih penghargaan IFTA 2015;

Daftar nominasi IFTA 2015
Daftar nominasi IFTA 2015

Dan inilah para pemenang IFTA 2015;

Daftar Pemenang IFTA 2015
Daftar Pemenang IFTA 2015

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY