Laporan Eksklusif: Fokus Konten Lokal Di Okinawa International Movie Festival (OIMF) Ke-9

Laporan Eksklusif: Fokus Konten Lokal Di Okinawa International Movie Festival (OIMF) Ke-9

349
SHARE

Oleh: Daniel Irawan

Memasuki penyelenggaraan edisi ke-9 festivalnya, Okinawa International Movie Festival (OIMF) masih terus melakukan inovasi dan perubahan wajah ke arah berbeda. Sebagai salah satu festival film internasional di Jepang yang sedikit berbeda dengan festival sejenis lainnya, OIMF yang digagas oleh Yoshimoto Kogyo ini memilih nuansa perayaan segala umur yang menyemat tak hanya film, tapi juga banyak aspek budaya hiburan lain dari lagu, tari, fashion dan olahraga di atas platform Yoshimoto untuk mempopulerkan konten lokal mereka.

OIMF 2017

Melebarkan lagi lokasi perhelatannya ke prefektur-prefektur Okinawa termasuk bioskop mewah Mihama 7 Plex di American Village, Chatan, sementara upacara penutup dan pembukanya tetap dilangsungkan di Naminoue Umisora Park menggantikan pantai tropis Ginowan sejak tahun lalu, OIMF tahun ini menayangkan total sejumlah 52 film yang dilengkapi dengan 10 film produksi lokal, 3 film komedi klasik Jepang dan 4 film klasik yang disyut di Okinawa dalam sejarah film mereka buat mendampingi film-film layar lebar pilihan festivalnya.

Tetap mengusung tema ‘laugh and peace’ yang membuatnya punya keunikan tersendiri, selain tetap berfokus ke genre drama dan komedi, OIMF tahun ini melanjutkan perpindahan fokus untuk lebih mengedepankan konten lokal sebagai sajian utama yang tak kalah dari konten-konten nasional hingga internasional. Segmen kompetisi termasuk Writing Development Project Creator’s Factory kini memperebutkan The Golden Shisa Award, piala Grand Prix yang hingga dua tahun sebelumnya diperuntukkan untuk feature film dari kedua segmen laugh dan peace tadi.

 

Kerjasama OIMF dengan Program SDG dari PBB

Upacara pembuka yang dilangsungkan pada tanggal 21 April lalu di stage berlatar layar berukuran raksasa diramaikan oleh konser musik lokal dari drum tradisional Jepang ke grup idol sebagai bagian konten hiburan terdepan mereka. Dalam upacara pembukaan yang juga dibuka oleh Mikiko Shiroma selaku Walikota Naha, Okinawa, OIMF mengumumkan inisiasi terbaru mereka dalam kerjasama dengan PBB (UN) Information Center dalam mengkampanyekan gerakan SDG (Sustainable Development Goals); sebuah gerakan dalam jangka waktu 15 tahun hingga 2030 yang mempromosikan kesadaran dalam membangun dunia yang lebih baik.

Kerjasama yang ikut diinisiasi Chairman OIMF dan Presiden Yoshimoto – Hiroshi Osaki dengan Kaoru Nemoto, Direktur/PR Manager UNIC (UN Information Center) Tokyo ini merupakan kolaborasi pertama kali antara PBB dan festival film dalam skup internasional dalam rangka kampanye programnya. Seperti program SDG internasional yang ikut dikampanyekan banyak artis luar termasuk Beyonce, UNIC beranggapan bahwa melalui kampanye visual, kesadaran atas gerakannya akan bisa merambah publisitas yang lebih luas lagi.

 Hiroshi Osaki - Tamako Miyagawa di red carpet (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)
Hiroshi Osaki – Tamako Miyagawa di red carpet (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)

Dalam kerjasama ini OIMF juga membantu UNIC lewat pembuatan video PSA tentang pemahaman SDG yang mengikutsertakan artis-artis, narator, musisi serta komedian Yoshimoto. Video ini ditayangkan di awal setiap slot pemutaran keseluruhan program termasuk di tiap sesi simposium dan gelaran acaranya, juga menjadi bagian dari simposium berjudul ‘Personnel and Development for an Entertainment Industry’.

Dalam panel diskusinya, Yoshimoto yang mempublikasikan rencana pembukaan sekolah hiburan baru mereka bersama ‘The Laugh & Peace Tour 2017’ ke seluruh Jepang April ini akan menggelar kesempatan lebih besar bagi talenta-talenta muda di seluruh dunia mempelajari konten hiburan lokal Jepang hingga internasional, dari manga, grafis komputer/CGI, animasi dan aspek-aspek pertunjukan seni lain. Dua nama yang berada di balik programnya adalah aktor Hollywood asal Jepang Masi Oka dari serial ‘Heroes’ dan pemenang 3 Emmy Award Hinton Battle.

 

Penayangan Film-Film Unggulan

Selain penayangan film Indonesia ‘Hangout’ di hari ke-2 festival di bioskop alternatif Sakurazaka Theatre yang urung dihadiri Raditya Dika hingga digantikan komedian-komedian Yoshimoto Indonesia di stage appearance-nya, OIMF juga menggelar world premiere sejumlah film seperti ‘Guest House’ dari Korea yang dibintangi superstar pop Sungje Kim dari band supernova.

Raditya Dika di red carpet OIMF ke-9 (Photo by: Daniel Irawan)
Raditya Dika di red carpet OIMF ke-9 (Photo by: Daniel Irawan)

Film drama romantis yang juga membahas perhelatan Olimpiade Musim Dingin 2018 Pyeongchang, Korea ini berkisah tentang hubungan Jungwoo (diperankan Sungje Kim), aktor pemula yang mengelola tempat peristirahatan di Gangneung, Korea, dengan Hiroko (diperankan aktris Jepang Chisun) yang menjadi tamu dengan maksud tersembunyi di balik kedatangannya. ‘Guest House’ juga dibintangi oleh aktor kelahiran Jepang Hiromitsu Takeda yang lebih sering tampil di film-film Korea.

Satu lagi film unggulan OIMF tahun ini dalam treatment World Premiere-nya adalah ‘Karanukan’ yang dibintangi penyanyi terkenal Jepang, Gackt. Film Jepang produksi Yoshimoto yang merupakan debut feature layar lebar sutradara berusia 76 tahun, Yasuhiro Hamano yang sebelumnya terkenal dengan brand fashion-nya, ‘Something Else’ dan telah mempublikasikan lebih dari 60 buku juga menyutradarai beberapa film dokumenter; termasuk ‘Teton: Voice of the Mountain’ yang juga ditayangkan di OIMF tahun ini.

Dalam wawancara terpisahnya, Gackt mengatakan bahwa ‘Karanukan’ merupakan film yang sangat personal baginya karena selain berasal dari Okinawa, film itu juga mengangkat mitos-mitos tradisional yang lekat dengan keberadaan alam kepulauannya. ‘Karanukan’ berkisah tentang seorang fotografer dari Tokyo yang berlibur ke sebuah pulau terpencil di Okinawa dan menemukan petunjuk-petunjuk misterius yang membawanya ke seorang penari cantik (diperankan Suzuka Kimura) di balik mitos garis keturunan bidadari pulau tersebut.

Gackt di red carpet OIMF ke-9 (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)
Gackt di red carpet OIMF ke-9 (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)

Puncak acara OIMF tetap diwarnai oleh gelaran red carpets di sepanjang kawasan teramai Kokusaidori, Naha City dan konser penutupnya di Naminoue Umisora Park. Helatan karpet merah yang digelar dari pagi hingga siang hari di tanggal 23 April dijalani oleh 1099 tamu festival dari 214 grup termasuk Gackt, aktris muda Jepang yang tengah naik daun Tao Tsuchiya, aktris Hong Kong Candy Lo dari ‘Love Revolution’, sutradara Nithiwat Tharatorn dari ‘A Gift’ bersama aktor Thailand terkenal Sunny Suwanmethanon, sutradara Hong Kong Fruit Chan selaku juri segmen Creator’s Factory dan Raditya Dika yang hadir untuk mempromosikan ‘Hangout’. Ada pula Bima Satria Garuda bersama Shojo Complex, dua konten lokal kita yang di-support penuh oleh Yoshimoto Indonesia.

Bima Satria Garuda di OIMF Ke-9 (Photo by: Daniel Irawan)
Bima Satria Garuda di OIMF Ke-9 (Photo by: Daniel Irawan)

Event ini diakhiri oleh Hiroshi Osaki yang menyampaikan pidatonya bersama komedian Tamako Miyagawa, PR OIMF dan Walikota Naha, Mikiko Shiroma, sementara konser penutup yang penuh sesak oleh pengunjung dari segala umur di kawasan pinggir pantai Naminoue Umisora Park berlangsung di malam harinya dengan parade kembang api. Mereka berjanji akan menggelar edisi ulang tahun ke-10 OIMF di tahun depan dengan kemeriahan lebih lagi.

9th OIMF closing ceremony (Photo by: Daniel Irawan)
9th OIMF closing ceremony (Photo by: Daniel Irawan)

Berikut adalah daftar lengkap pemenang OIMF ke-9:

 

Original Writing Development Project

Novel/Non-fiction Category Grand Prix Awards;

– Hideki Onoda “Sakura-Nana part 2”

– Rommy Oishi “Escalator Boy”

9th OIMF winners (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)
9th OIMF winners (Photo by: ©2017 Image.net/OIMF)

Local origination project, JIMOT CM COMPETITON

47 Prefecture JIMOT CM Grand Award (Prize of 470,000 yen)

– Aomori agriculture and forestry Marine Products Division synthesis sales strategy section Soup stock @AOMORI MEDIA LABO

YOSHIMOTO 47 Shufuran Award

– Aomori agriculture and forestry Marine Products Division synthesis sales strategy section Soup stock @AOMORI MEDIA LABO

41 municipals of Okinawa JIMOT CM Grand Award (Prize of 410,000 yen) Yonabaru-cho

Creators Factory

Creator’s Factory U-25 Movie Category From Okinawa to the World Award

– “Mukougawa”(Original title), Yasuhiro Ogawa

Creator’s Factory Movie Proposal (Screenplay) Category Humanity Award

– “Half Time”, Yuki Fabian Nishiki

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY