Prambanan Jazz Music Festival 2017: Perwujudan Dua Mahakarya Seni

Prambanan Jazz Music Festival 2017: Perwujudan Dua Mahakarya Seni

331
SHARE

Gelaran Prambanan Jazz Festival 2017 diprediksi akan berlangsung meriah. Sejumlah artis ternama, baik lokal maupun mancanegara, telah dipastikan untuk tampil pada pesta tahun ketiga perhelatan jazz terakbar di Yogyakarta ini. Festival tahun ini, akan hadir dengan beberapa pembaharuan seperti waktu penyelenggaraan yang lebih lama, penambahan konsep 90’s Moment, dan pelibatan perupa-perupa dari Jogja.

“Kami berusaha untuk konsisten menjadikan Prambanan Jazz Festival ini sebagai hiburan sarat kualitas bagi penggemar musik Indonesia maupun mancanegara. Semua suguhan hiburan itu akan kami perkuat dengan muatan local culture,” kata Anas Syahrul Alimi, penggagas Prambanan Jazz sekaligus CEO Rajawali Indonesia Communication dalam keterangannya, Selasa.

(Photo: KRjogja)
(Photo: KRjogja)

Anas menjelaskan untuk penyelenggaraan Prambanan Jazz tahun ini rencananya akan digelar selama 3 hari, yakni 18-20 Agustus 2017 di Candi Prambanan, Yogyakarta. Ia mengatakan untuk tiga hari penyelenggaraan akan ada penyegaran yang berbeda dibandingkan dua penyelenggaraan terdahulu.  “Kami menyiapkan konsep pertunjukkan agar bisa lebih merangkul music audience,”’ ujarnya.

Anas menjelaskan pada hari pertama akan ditampilkan konsep “90’s Moment”, yakni semua penampil adalah artis dan musisi yang populer dan hits pada tahun 90-an. Seperti Andre Hehanusa, Katon Bagaskara, T-Five, Base Jam, Emerald, Lingua, Ada Band, The Groove, Ipang, Shakey, Rif/dan masih banyak lagi. “Hari pertama Prambanan Jazz akan menjadi pestanya anak 90-an,” katanya.

Lantas akan tampil juga Sarah Brightman. Peraih nominasi Grammy Award ini, kata Anas, akan menjadi penampil utama (headliner) Prambanan Jazz Festival 2017. Sarah tercatat juga telah meraih 200 penghargaan platinum dan emas di lebih 40 negara di dunia. Pelantun lagu “Time to Say Goodbye” ini akan tampil glory di Prambanan Jazz dengan iringan live orchestra.

(Photo: twitter.com/PrambananJazz)
(Photo: twitter.com/PrambananJazz)

Anas menambahkan pada gelaran Prambanan Jazz kali ketiga ini siap menghibur adalah band fenomenal Shakatak yang telah menciptakan lebih dari 35 album sepanjang karier bermusiknya. “Masih ada artis luar negeri yang akan kita umumkan dalam beberapa waktu mendatang, karena kami masih dalam proses negosiasi,”’ ujarnya.

Lalu untuk deretan artis-artis terbaik dalam negeri ini yang sudah konfirmasi, Anas memaparkan, di antaranya siap perform adalah Kahitna, KLA Project, Glenn Fredly, Tompi, Yovie Nuno, Syaharani, Sandy Sondoro, Saxx in the City, Yura Yunita, Afgan, Shaggy Dog, Marcell, Rio Febrian, Kunto Aji, Payung Teduh, dan masih banyak lagi.

Prambanan Jazz Music Festival 2017 mengusung tagline Art, Music, & Culture yang menurut Anas merupakan perwujudan dari penggabungan dua mahakarya, yakni mahakarya Candi Prambanan dan mahakarya musik.

“Untuk itu kami akan selalu menghadirkan musisi dunia dan musisi-musisi terbaik dari negeri kita. Dengan harapan suguhan konser musik Prambanan Jazz ini mampu menjadi jembatan diplomasi negara dalam mencapai dan mewujudkan industri budaya sebagai salah satu kekuatan baru dalam memperkuat nation branding,” terangnyanya.

(Photo: twitter.com/PrambananJazz)
(Photo: twitter.com/PrambananJazz)

Prambanan Jazz Music Festival 2017 kali ini juga akan menggandeng perupa-perupa Jogja dalam berpromosi maupun saat penyelenggaran acara. Menurut Project Direktur Prambanan Jazz, Bakkar Wibowo, pelibatan perupa dilakukan sebagai diferensiasi dengan event-event serupa yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia.

Bakar menyampaikan salah satu perupa yang akan diikutsertakan adalah Dipo Andy, perupa pop art papan atas Indonesia yang sudah beberapa kali berpameran di dalam maupu luar negeri. Bakar berharap keikutsertaan perupa dalam penggarapan media promosi bisa menghilangkan stigma billboard sebagai sampah visual.

Sambil menikmati musik jazz, para pengunjung juga akan dimanjakan dengan sajian wisata kuliner bernuansa Yogyakarta tempo dulu atau disebut Pasar Kangen. Anas menjelaskan, wisata kuliner Pasar Kangen adalah sebuah perpaduan wisata kuliner khususnya Yogyakarta yang akan mempertemukan generasi lama dan generasi baru.

(Photo: @biiimaa/piknikdong.com)
(Photo: @biiimaa/piknikdong.com)

Bagi generasi lama, Pasar Kangen akan menghadirkan romantisme masa lalu mereka. Sedangkan bagi generasi muda sekarang, Pasar Kangen akan menghadirkan sensasi kuliner tradisi Yogyakarta tempo dulu.

“Pasar Kangen adalah bentuk komitmen kami untuk selalu supporttradisi lokal. Jadi nanti pengunjung Prambanan Jazz bisa dengan santai menikmati musik berkualitas sambil menyaksikan sunsetmatahari dalam keindahan Candi Prambanan sambil menyantap kuliner-kuliner pilihan dan balutan bulan purnama,” tutur Anas.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY