Review Film: Strawberry Surprise

Review Film: Strawberry Surprise

3678
SHARE

Oleh: Thea Arbar

“Pernahkan kamu mengunyah sebuah stroberi, berharap stroberi merah cerah itu manis, tapi ternyata asam luar biasa? Lalu kamu ambil stroberi berikutnya, berharap kali ini kamu lebih beruntung. Tapi tidak, stroberimu masih asam. Begitu terus, sampai habis stroberimu. Tapi kamu tetap belum beruntung.”

Film yang diadaptasi dari novel best seller karya Desi Puspitasari yang berjudul sama ini bercerita tentang dua orang yang mencoba untuk memulai kisah percintaan mereka lagi.

Aggi (Acha Septriasa) tinggal dan bekerja sebagai kurator di salah satu galeri foto di Yogyakarta. Sedangkan Timur (Reza Rahadian) tinggal dan bekerja sebagai fotografer di Bandung. Lima tahun yang lalu mereka berpisah karna Aggi merasa Timur bukan untuk dirinya karena Timur terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Aggi punya syarat jika Timur ingin kembali menjalin kasih dengannya; Timur harus bertemu dengan Aggi lima tahun lagi – jika mereka berdua masih sendiri, mungkin mereka harus bersama.

Film yang disutradarai oleh Hanny R. Saputra ini menarik untuk ditonton karena selain ceritanya yang simple, visual yang dihasilkannya pun menarik, membuat penonton betah hingga menonton film sampai selesai. Bagi penonton yang sudah membaca novelnya mungkin sudah tahu akan bagaimana ending dari cerita ini, namun bagi yang belum membacanya akan penasaran dengan konflik didalam hubungan Aggi dan Timur dan bagaimana mereka mengatasinya.

Chemistry diantara dua pemain utama, Acha Septriasa dan Reza Rahadian sangat kuat. Mungkin chemistry ini didapat dari film mereka sebelumnya, Test Pack, yang dimana mereka menjadi suami istri dan sering beradegan intim di film tersebut. Di film ini ada adegan ciuman dan mereka melakukannya dengan baik dan natural.

Karakter Timur yang senang main saksofon bisa diperankan dengan baik oleh Reza Rahadian. Sedangkan untuk para pemain pembantu, mereka cukup apik di karakter masing-masing.

Perbedaan fisik Aggi dan Timur dalam kurun waktu lima tahun agak kurang karena penampilan Timur tetap gitu-gitu aja, sedangkan penampilan Aggi agak berbeda karena memakai hairstyle yang berbeda. Namun dibeberapa scene, poni palsu yang dikenakan Acha Septriasa itu agak fail karena terlalu kentara kalau ia pakai poni palsu.

Overall, film ini tetap layak untuk ditonton. Tontonlah film ini bersama teman atau pasangan anda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY