Thai Film Festival 2014

Thai Film Festival 2014

1308
SHARE

Oleh: Rohman Sulistiono

Belakangan ini, perfilman Thailand cukup mendapat sorotan di mata perfilman dunia. Beberapa judul film Thailand sukses dikancah Internasional dan mendapat pengakuan di beberapa ajang yang diikuti. Sebut saja “Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives” karya Apichatpong Weerasethakul yang mendapatkan Palme d’Or di ajang bergengsi Cannes 2010 atau “Shutter” karya Banjong Pisanthanakun dan Parkpoom Wongpoom yang dibuat ulang oleh Hollywood dengan judul sama.

Di Indonesia sendiri, film Thailand cukup dinanti-nanti oleh penggemarnya. Beberapa film Thailand mendapat respon baik di tanah air, seperti “Crazy Little Things Called Love” yang membuat nama Mario Maurer cukup tenar di kalangan penikmat film Thailand di Indonesia. Perfilman Thailand memang terkenal meramu cerita menarik dan teruji kualitasnya di berbagai genre.

Melihat antusias penonton Indonesia terhadap film Thailand yang cukup tinggi, Thai Film Festival 2014 hadir menyambut para penggemarnya. Thai Film Festival 2014 merupakan hasil kerjasama antara Tourism Authority of Thailand (TAT), The Thai Royal Embassy, dan PT. Inter Solusindo Film. Thai Film Festival 2014 berlangsung selama 3 hari, 12-14 September 2014 di Blitzmegaplex Central Park.

Ada 8 judul film Thailand pilihan yang terdiri dari genre Romantic Comedy, Drama, hingga Horror. Kedelapan film yang ditayangkan di Thai Film Festival 2014 merupakan film-film yang tidak hanya baik dalam segi kualitas, namun juga dari segi jumlah penonton dan mampu menjadi box-office di Negara asalnya. Dengan tiket yang tergolong murah, hanya Rp. 20.000, penonton sudah dapat menyaksikan film Thailand di layar lebar.

Pada hari pertama Thai Film Festival 2014, penonton akan disuguhkan dengan kisah detektif yang jatuh cinta saat tugasnya dalam “The Bedside Detective” sebagai film pembuka serta kisah pelajar yang mengungkap misteri kematian siswa baru disekolahnya dalam “Dorm”. Kisah anak muda yang membuat band dalam “Suckseed”, nostalgia cinta pertama dalam ‘My Girl”, dan film horror terkenal yang berkisah tentang terror arwah saudari kembar dalam “Alone” menjadi sajian di hari kedua Thai Film Festival 2014.

Di hari terakhir, penonton akan disuguhkan dengan kisah anak-anak muda menikmati liburan dan masa mudanya dalam “Hormones”, persaingan lucu sepasang kekasih dalam “ATM”, serta salah satu horror masterpiece Thailand “Shutter”.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY