The Moment of Moments: Peluncuran CD Album Djanger Bali

The Moment of Moments: Peluncuran CD Album Djanger Bali

1404
SHARE

Hari Minggu, 29 November 2015, jam 19:00 di Plaza Senayan, Jakarta, tepatnya di atas stage bus jazz,  akan menjadi salah satu moment penting dari rentetan kehidupan musik jazz di Indonesia di tahun 2015. Malam itu adalah perayaan peluncuran album Djanger Bali untuk pertama kalinya di Indonesia. Album Djanger Bali merupakan album jazz Indonesia pertama yang diluncurkan di luar negeri.

Album yang dirilis pada tahun 1967 ini, direkam pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1967 di Saba Tonstudio, Villingen, Black Forrest, Jerman, dengan sound engineer Rolf Donner, dan Joachim Ernst-Berendt bertindak sebagai produser. Jazz band Indonesia dengan nama The Indonesian All Stars mendapat kesempatan rekaman dengan Tony Scott, seorang peniup klarinet jazz bebop terkemuka, asal Amerika yang berdomisili di Eropa.

Art work piringan hitam Djanger Bali (sumber: dennysakrie63.wordpress.com)
Art work piringan hitam Djanger Bali (sumber: dennysakrie63.wordpress.com)

Album Djanger Bali sendiri bukan hanya moment penting bagi jazz Indonesia, tapi juga peristiwa penting musik jazz di dunia dan menjadi catatan dengan tajuk “Jazz Meets the World” yang merupakan serial proyek rekaman Joachim Ernst-Berendt dengan label rekaman SABA.

Album ini sempat dirilis ulang, masih dalam bentuk vinyl oleh MPS Records, Jepang, dan MPS Records-BASF, Jerman, pada tahun 1971. Baik dalam debut rilisnya, maupun rilis ulangnya, album Djanger Bali dihadirkan hanya dalam jumlah terbatas dan tidak pernah didistribusikan ke Indonesia. Hingga saat ini, vinyl album Djanger Bali masuk kategori rare vinyl records.

 

Moment Merilis Ulang Album Djanger Bali

Di sebuah acara record store day, David Karto, Managing Director demajors, mendapatkan album vinyl Djanger Bali dari seorang kolektor. Album ini sempat dirilis ulang, masih dalam bentuk vinyl oleh MPS Records, Jepang, dan MPS Records-BASF, Jerman, pada tahun 1971.

Karena tidak pernah didistribusikan ke Indonesia, menimbulkan niat untuk merilis album bersejarah tersebut di Indonesia dengan satu pemikiran sederhana, pencinta musik jazz Indonesia berhak mendapat kemudahan untuk mendapat album Djanger Bali.

Proses mendapatkan lisensi merilis ulang album Djanger Bali ternyata tidak mudah. Kepemilikan label rekaman SABA ternyata sudah berpindah tangan dan akhirnya ijin merilis album tersebut didapatkan pada tahun 2014 dari Wolfgang Vault, sebagai pemilik seluruh katalog MPS-SABA. Namun perlu waktu satu tahun lagi untuk akhirnya bisa menyajikan album Djanger Bali dalam bentuk CD dengan cover art work yang sama dengan aslinya.Karena pihak Wolfgang Vault-pun tidak memiliki cover art work-nya.

Setelah akhirnya mendapatkan vinyl dengan cover album yang berkualitas baik, album CD Djanger Bali diproduksi. Pengumuman peluncuran album CD Djanger Bali sudah dilakukan tanggal 27 Oktober 2015, sesuai tanggal rekamannya pertama kali dilakukan 48 tahun yang lalu. Selama beberapa waktu, peminat album Djanger Bali bisa melakukan pre-order secara online. Moment utamanya digelar pada tanggal 29 November 2015 di stage bus jazz yang digunakan Rene van Helsdingen bersama Benny Mustafa van Diest tur berkeliling Jawa – Bali melakukan pertunjukan jazz dari atas bis tersebut.

img_1343
Usai sesi interview untuk Behind The Scene Reissue Djanger Bali – Tony Scott and The Indonesian All Stars pada 2014 (Foto Demajors) (sumber: dennysakrie63.wordpress.com)

Benny Mustafa van Diest adalah satu-satunya anggota The Indonesian All Stars yang masih aktif bermain musik. Bubi Chen, Jopie Chen, Maryono, dan Jack Lesmana telah lebih dahulu meninggalkan kita semua. Tony Scott juga sudah berpulang pada tahun 2007 di Roma, Itali. Lagu-lagu yang direkam The Indonesian All Stars dalam album Djanger Bali akan dimainkan ulang oleh Tuslah (AdraKarim, ElfaZulham, dan Sri Hanuraga) di malam perayaan peluncuran album CD Djanger Bali untuk pertama kalinya di Indonesia. Setelah tahun 1977, inilah pertama kalinya lagu-lagu di album Djanger Bali dimainkan. Benny Mustafa van Diest dipastikan hadir bersama kita semua di moment penting itu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY