TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-29: SUTRADARA MAMORU HOSODA DAN SHUNJI IWAI AKAN...

TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-29: SUTRADARA MAMORU HOSODA DAN SHUNJI IWAI AKAN JADI FOKUS

708
SHARE

Oleh: Daniel Irawan

Meneruskan kiprahnya mewarnai sekaligus memperkenalkan talenta-talenta industri film Jepang ke wajah dunia, Tokyo International Film Festival (TIFF) baru saja mempublikasikan fokus festival tahun ini terhadap dua sutradara muda mereka.

TIFF Mamoru Hosoda (1)
Mamoru Hosoda

Mengambil slot Animation Focus, fokus pertamanya adalah sutradara animasi Mamoru Hosoda dari karya animasi ‘Summer Wars’ (2009) dan ‘Wolf Children’ (2012) yang memperoleh resepsi bagus dari kritikus dan perolehan box-office lokal. Begitu juga, fans anime layar lebar Jepang sudah cukup mengenal kedua film itu, ataupun debutnya ‘Digimon Adventure’ (1999) dan karyanya setelah meninggalkan Toei Animation, ‘The Girl Who Leapt Through Time’ (2006).

Dijuluki ‘the next Hayao Miyazaki’ dalam meneruskan warisan pionir animasi Jepang dari studio Ghibli tersebut, karya terakhir Hosoda, ‘The Boy and the Beast’ (2015) juga menjadi film lokal terlaris mereka di tahun yang sama. Kepiawaian Hosoda menggagas karya-karya animasinya tak terlepas dari tema-tema universal serta storytelling yang bisa menggamit penonton dari kalangan usia belia sekaligus dewasa. Segmen spesial yang tahun lalu diisi oleh Hideaki Anno ini akan dinamakan ‘The World of Mamoru Hosoda’.

Sementara sutradara Shunji Iwai akan mengisi segmen ‘Japan Now’ yang sudah dimulai dari penyelenggaraan TIFF tahun lalu dalam memberi sorotan pada sutradara-sutradara yang dianggap memiliki pendekatan groundbreaking di sinema mereka. Dalam industri mereka, lewat karya-karyanya seperti ‘Love Letter’ (1995), ‘All About Lily Chou-Chou’ 92001), ‘Hana and Alice’ (2004) ke film terakhirnya, ‘A Bride for Rip Van Winkle’ (2016).

TIFF A Bride for Rip Van Winkle
Salah satu scene film A Bride for Rip Van Winkle

Iwai juga pernah mengantarkan film berbahasa Inggris pertamanya, ‘Vampire’ (2012) menjadi salah satu seleksi Sundance Film Festival, dan juga salah satu segmen dalam omnibus ‘New York, I Love You’ (2009). Iwai sudah dianggap berada dalam deretan sutradara vanguard bersama style-nya menggabungkan sinema remaja kontemporer Jepang di atas balutan nostalgia, kultur lokal serta gaya visual berbeda yang dikenal dengan sebutan ‘Iwai Aesthetic’, baik bagi fans dan lewat resepsi positif para kritikus.

TIFF Shunji Iwai
Shunji Iwai

Selain dua segmen tadi, TIFF masih terus mendedikasikan perhelatannya untuk menemukan sekaligus memberi sorotan lebih terhadap filmmaker-filmmaker muda Jepang maupun dunia untuk mempresentasikan karya mereka ke kancah internasional lewat segmen kompetisi Japanese Cinema Splash (untuk film-film independen Jepang) serta kompetisi umum. Sementara segmen Japanese Classics tetap akan terus digelar untuk memperingati karya serta sineas legendaris mereka.

Salah satu scene dari film animasi Wolf Child
Salah satu scene dari film animasi Wolf Child

Tokyo International Film Festival ke-29 akan digelar dari 25 Oktober hingga 3 November 2016 di venue utama Roppongi Hills dan venue-venue lain di seputar Tokyo.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY