CINTA LAURA JADI SOBAT FFWI XI

CINTA LAURA JADI SOBAT FFWI XI

228
SHARE
Cinta Laura Kiehl (doc. FFWI XI)

JAKARTA, 23 Juli 2021 — Beberapa festival film galib menggunakan nama pesohor untuk memperkenalkan, dan mendorong sebuah hajatan festival film agar makin luas dikenal publik. Dengan menempatkan nama populer menjadi duta, ikon dan berbagai sebutan lainnya.

Demikian halnya saat namaGrace Kelly, aktris Hollywood peraih Oscar via film The Country Girl (1955), akhirnya dijadikan ikon Cannes Film Festival. Setelah dara ayu sundul langit, itu memutuskan menikah dengan Pangeran Rainier III dari Monako pada tahun 1956.

Popularitas Grace Kelly yang sedang berada di puncak ketenarannya, tak disia-siakan panitia Cannes Film Festival. Dan dengan riang hati, Ratu anyar Monako bergelar Her Serene Highness The Princess of Monaco, tinggal lesehan di pantai Cannes. Mengkampanyekan Cannes Film Festival. 
Sisanya tinggal sejarah, sampai saat ini 70 tahun kemudian, Cannes makin dikenal dan menjadi Kiblat Perfilman Festival film dunia. 

Demikian halnya dengan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XI. Pada gelarannya yang akan berpuncak pada 28 Oktober 2021, nanti, juga menggaet beberapa nama sohor untuk turut memperkenalkan FFWI ke masyarakat.  Salah satunya, dara ayu dan cerdas serta berkarib dengan prestasi. 

Dia adalah Cinta Laura Kiehl. Yang dengan riang dan ringan hati mensodhakohkan waktunya untuk menjadi Sobat FFWI XI. Dengan cara percuma, free alias gratis, turut memperkenalkan FFWI kepada masyarakat luas.

“Halo, saya Cinta Laura Kiehl, saya menyambut baik serta mendukung Festival Film Wartawan Indonesia. Yang akan diselenggarakan pada 28 Oktober 2021. Saya harap festival film ini dapat ikut berperan untuk mendorong kualitas film Indonesia. Sukses selalu,” kata Cinta Laura bersemangat di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Cinta, keberadaan festival film yang yang inisiasi wartawan menjadi sangat penting sekali. Karena selama ini, menurut dia, wartawanlah yang menjadi jembatan penyampaian warta kepada masyarakat. Jadi sudah sewajarnya, dia membalas balik budi baik wartawan.

Segendang sepenarian dengan apa yang dikatakan Cinta, pengajar filsafat di UI, Tommy F. Awuy, juga mengatakan hal senada. Bahwa perfilman tidak akan kemana-mana, jika tidak ada dukungan dari wartawan sebagai penyambung lidahnya. Karenanya Tommy F. Awuy, juga dengan senang hati menjadi Sobat FFWI XI.

“Saya Tommy Awuy, penikmat film. Terutama film Indonesia. Tanpa wartawan, film Indonesia tidak banyak artinya. Selamat atas Festival Film Wartawan Indonesia ke IX. Sukses,” kata pengajar cum seniman itu.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY