D’Jenks, Band Reggae Asal Jakarta Tergabung Dalam Kompilasi Album Too Hectic! Ska...

D’Jenks, Band Reggae Asal Jakarta Tergabung Dalam Kompilasi Album Too Hectic! Ska Punk Goes International

185
SHARE

Kabar baik di awal tahun 2023 datang dari D’Jenks. Band dirty-reggae asal Jakarta ini berkesempatan untuk go-international berkat salah satu single andalan mereka yang berjudul You Make Me Get Fall terpilih menjadi salah satu lagu dalam kompilasi ska international bertajuk Too Hectic! Ska Punk Goes International.

Album kompilasi Too Hectic! Ska Punk Goes International dirilis dalam format piringan hitam oleh Pay Attention Records, sebuah studio rekaman asal California USA. D’Jenks menjadi perwakilan tunggal dari Indonesia yang mana dalam kompilasi ini beberapa band ska punk dari berbagai negara diantaranya Jepang, Amerika Serikat, hingga Brazil turut berpartisipasi mengirimkan lagu andalan mereka kedalam album ini.

You Make Me Get Fall sebernarnya adalah karya lawas dari D’Jenks yang rilis tahun 2015 sebagai single lepas. Berkisah mengenai kerasnya hidup dan musik sebagai penyelamat, Lagu ini tak hanya mampu menarik hati para penggemar music lokal, namun juga penikmat musik ska punk mancanegara. Rama Adhitya selaku penulis lagu berkisah bagaimana D’Jenks Bersama You Make Me Get Fall mampu lolos kurasi untuk kompilasi Too Hectic! Ska Punk Goes International.

“Awalnya, kami di kontak oleh label Jump Up Records, label asal Chicago untuk mendistribusikan rilisan D’Jenks di Amerika, lalu mereka ternyata dalam proses membuat kompilasi Ska Punk internasional bekerjasama dengan Pay Attention Records, dan menurut mereka lagu D’Jenks cocok untuk masuk kedalam kompilasi tersebut. Setelah kami kirim profil, lalu diterima.” Tutur pria yang akrab disapa Geboy itu.

D’Jenks dikenal sebagai band yang memadukan unsur reggae dengan attitude punk rock. Terbentuk pada tahun 2003 dan besar dari komunitas Under Moestopo dan Universitas Sahid, kini D’Jenks memiliki personil Mr. Rumput (Vokal), Rama Adhitya (Gitar), Bayu Satria (Keyboard), Christo Putra (Drum), Anggi Rinaldo (gitar), dan Nur Mahdi Amin (Bass). Musik D’Jenks banyak sekali terpengaruh oleh Toots and The Maytals, Operation Ivy, The Dead 60’s hingga The Clash.  Musik reggae yang dimainkan D’Jenks lebih banyak menggunakan distorsi gitar dengan sound raw karena mereka tidak ingin terpaku pada stereotype bahwa reggae itu Bob Marley dan harus merah kuning hijau, karena sebenarnya lebih luas dari itu.

Mr, Rumput dkk baru saja meluncurkan website untuk label rekaman mereka sendiri, Soundclash Rekords https://soundclashrekords.com/. Kedepannya melalui label rekaman ini, D’Jenks akan merilis karya-karya mereka kedepannya baik single, EP, ataupun album penuh.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY