Mafia Pemantik Qolbu (MPQ) Rilis Single Berjudul Renung

Mafia Pemantik Qolbu (MPQ) Rilis Single Berjudul Renung

264
SHARE

Selang tiga minggu setelah merilis single keduanya, ‘Last Man’, yang mendapat cukup banyak respon positif dari berbagai pihak, Mafia Pemantik Qolbu (MPQ) kembali mengeluarkan satu materi baru yang berjudul ‘Renung’ pada Jumat, 19 Juli 2019. Unit art rock asal Jakarta yang beranggotakan Alit Djarot (vokal, gitar), Abram Dionisius (gitar), Rakaputra (bass), Daniel Hasudungan (gitar, keys), dan Rakha Agung (drum) ini menjadikan ‘Renung’ sebagai gerbang terakhir menuju album debut MPQ yang akan dirilis pada bulan Agustus nanti yang berjudul ‘Di Dalam Rebahan’. 

Melalui bebunyian reed organ, komposisi lapisan vokal, dan lirik kontemplatif yang membalut ‘Renung’, MPQ mencoba menyatukan berbagai macam elemen untuk menghasilkan aransemen yang terasa intim dan membawa pendengarnya larut ke dalam renungan. 

Sebagaimana yang dikatakan oleh Alit sebagai penulis lirik, ‘Renung’ adalah refleksi terhadap dirinya sebagai entitas yang terbatas, namun di saat yang bersamaan bukan sepenuhnya tidak berdaya. “Ceritanya tentang ketakutan orang yang kesehariannya ada di state auto-pilot dalam aspek-aspek fundamental kayak kepercayaan, nilai-nilai, dan lainnya. Rentetan pertanyaan yang ada di chorus muncul karena dia ketakutan dan butuh afirmasi,” ujar Alit. 

Komposisi musik dari ‘Renung’ pun, menurut Daniel, memang ditujukan untuk menjadi lagu yang membawa nuansa reflektif. “Pas awal banget gue nulis, pengen-nya emang bawa progresi chord-nya kemana-mana. Cuma, rule-nya adalah, ending tiap section mesti ada di progresi perfek 5 ke 1. Mau dibawa ke mana pun chord-nya nanti, di akhir section ya balik ke situ. Jadi kayak pulang lah rasanya, makanya cocok jadi lagu refleksi atau malah religi,” jelas Daniel. 

Melengkapi perilisannya, MPQ kembali berkolaborasi dengan fotografer Fahreza Aditya untuk pembuatan artwork, yang sebelumnya juga bertanggung jawab sebagai sosok di balik layar tampilan MPQ dalam set foto.“Gagasan awalnya gue pengen nge-portray perasaan takut dan ragu terhadap hal-hal yang kita gak tahu sebagai manusia. Dalam keseharian, kita seringkali gak tahu akan jatuh sejauh apa dan mendarat di mana. Sensasi kayak gitu yang coba gue gambarin di artwork ini,” jelas Adit. “Di saat yang bersamaan, gue juga pengen ada rasa pasrah yang ketangkep. Karena seberapa kerasnya kita coba buat nyari tahu segala hal yang kita gak tahu, mungkin gak akan pernah ketemu juga jawabannya,” tutupnya. Serupa dengan rilisan sebelumnya, proses rekaman lagu ini dilakukan di Starlight Studio dan Monotrax Studio. Dalam prosesnya, MPQ dibantu oleh Dito Aria selaku co-producer yang juga bertanggungjawab dalam proses mixing dan mastering di Monotrax Studio. Para pendengar kini sudah dapat merenung bersama melalui platform streaming musik digital seperti Spotify, iTunes, AppleMusic, dan Deezer.
mafiapemantikqolbu.contact@gmail.com| 087878442446 (Rakaputra, Line ID: orakaruan) | @mafiapemantikqolbu

Listen to Renung;Spotify: https://open.spotify.com/track/3WnN1yqpKg9q66W6TkTtmW?si=zDC7CaziS8-jFloa09N2awApple Music: https://music.apple.com/id/album/renung/1473110981?i=1473110984

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY